Mengenal 3 OS Desktop/PC Terbesar

 Mengenal Sistem Operasi

LINUX , WINDOWS, dan MacOS


Bila anda pengguna Laptop atau Komputer pasti tahu Windows, Ya itu adalah salah satu OS (Sistem Operasi) yang bekerja di Desktop atau PC. Selain Windows adapun Sistem Operasi lainnya seperti Linux yang mempunyai banyak turunannya dan adapun MacOS yang hanya tersedia ekslusif di perangkat Apple ,inc.

Sistem Operasi (berdasarkan Wikipedia) adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya (Resources) dari perangkat lunak (Software) dan perangkat keras (Hardware) serta sebagai daemon untuk program komputer. Analoginya mungkin seperti ini yaitu Sistem Operasi seperti jembatan yang menjembatani antar Brainware (User/Pengguna) dengan Hardware dan Software  sehingga Brainware (User/Pengguna) dapat menggunakkan sumber daya (baik Hardware dan Software) untuk melakukan suatu operasi.

Sekitar tahun 1980-an ada DOS atau biasa lebih dikenal MS-DOS yang merupakan Sistem Operasi berbasis Disk dari Microsoft tampilan-nya pun masih menggunakkan CLI (Baris Perintah) lalu semakin berkembang dengan adanya beberapa Sistem Operasi baru seperti Windows 1.0 (Tahun 1985), Linux (Tahun 1991), dan OS X (Tahun 2001) yang dari tahun ke tahun disempurnakan dan dirubah dari yang berbasis CLI (Baris Perintah) menuju berbasis GUI (Grafis) yang sekarang menjadi umum ditemukan di semua Sistem Operasi saat ini. (FYI : GUI pertama kali diadopsi oleh Windows dan Apple LISA OS menjadi OS GUI pertama yang diaplikasikan bersama Mouse (Tetikus))

Dan dari banyaknya Sistem Operasi Desktop/PC yang dikembangkan dan sudah banyak tersedia saat ini, kita ringkas menjadi 3 Sistem Operasi Desktop/PC besar yaitu Windows, Linux, dan MacOS. Ketiga Sistem Operasi ini memiliki pengguna paling banyak dan sering dilirik perkembangannya. Dari ketiga OS tersebut juga memiliki peminatnya masing-masing serta memiliki kelebihan serta kekurangan yang dapat kamu jadikan referensi kamu bila ingi mempunyai PC/Laptop/Notebook baru yang sesuai dengan kebutuhan kamu.


  • Windows

Windows dikembangkan oleh Perusahaan teknologi yang berasal dari Amerika Serikat (AS), Microsoft. Windows merupakan Sistem Operasi Closed Source (Sumber Tertutup) yang artinya pengembangan serta distribusi OS ini hanya dilakukan oleh Microsoft dan juga merupakan Sistem Operasi Berbayar (Paid OS) yang bisa digunakan apabila anda sudah membeli OS atau kode lisensinya. Sekedar info untuk saat ini harga (Lisensi) Windows dimulai dari harga IDR 2.600.000,- tetapi bagi kalian yang ingin membeli Notebook atau Laptop berbasis Windows saat ini sudah Pre-Installed (Terpasang) Windows tanpa membeli lagi (Lisensi) Windows-nya.

(FYI : Tahu Bill Gates gak sih? Ternyata mantan Orang Terkaya didunia itu pendiri dari Perusahaan Microsoft. Mantap gak tuh ternyata selama ini sumber kekayaannya dari Microsoft)

Sebelum ada Windows, Microsoft sendiri sudah membuat OS sendiri yaitu MS-DOS tetapi kemudian dikembangkan lagi menjadi dengan adanya OS pertama Windows yaitu Windows 1.0 pada Tahun 1985. Pada Windows 1.0 sudah mulai diterapkan GUI (Berbasis Grafis) sehingga menjadi lebih mudah digunakan bagi pengguna komputer pada saat itu dibanding CLI (Baris Perintah) yang sulit pada MS-DOS. Adapun perkembangan Sistem Operasi Windows dari zaman ke zaman diantaranya :

  • Windows 1.0 (1985)
  • Windows 2.0 (1987)
  • Windows 3.0 (1990)
  • Windows 3.1 (1991)
  • Windows NT (1993)
  • Windows 95 (1995)
  • Windows 98 (1998)
  • Windows ME (2000)
  • Windows 2000
  • Windows XP (2001)
  • Windows Vista (2006)
  • Windows 7 (2009)
  • Windows 8 (2012)
  • Windows 10 (2015) *Merupakan yang paling banyak digunakan saat ini
  • Windows 11 (2021)
Selain mengembangkan OS (Sistem Operasi) untuk pasar konsumer retail seperti Desktop maupun Notebook, Microsoft juga mengembangkan Windows versi Server untuk pasar korporat ataupun konsumer seperti :

  • Windows Server 2003
  • Windows Home Server (2007)
  • Windows Server 2008
  • Windows Server 2012
  • Windows Server 2016

Kelebihan Windows :

Kemudahan Penggunaan, Dukungan fitur layar sentuh (Touchscreen), Banyaknya Hardware (Perangkat Keras) yang dapat didukung, Fitur Plug n Play yang memudahkan pengguna, Windows juga OS (Sistem Operasi) yang optimal untuk memainkan gim (Gaming), serta Tersedianya berbagai perangkat baik itu Notebook ataupun PC yang memiliki banyak varian serta rentang harga.

Kekurangan Windows :

Membutuhkan sumber daya (Resources) komputasi tinggi, Kurang aman karena memiliki banyak kasus serangan Virus ataupun Peretasan, serta merupakan Paid OS sehingga harus membayar bila ingin menggunakan.

(Note : Membutuhkan sumber daya komputasi tinggi artinya perangkat (Laptop/PC) terasa berat (Lag) bila dijalankan pada perangkat Low-End, serta Paid OS tidak selalu harus membayar terkadang pada Laptop/Notebook baru sudah Pre-Installed siap pakai)

  • Linux

Linux merupakan Sistem Operasi (OS) yang dikembangkan oleh komunitas atau forum, sehingga Linux merupakan Sistem Operasi Sumber Terbuka (Open Source) sehingga orang-orang dalam artian umum dapat memodifikasi atau mengubah kode sumber menjadi Sistem Operasi yang baru (Tetapi bila sudah menjadi OS baru sifatnya masih sama Open Source). Ya bisa dikatakan OS dari komunitas , untuk komunitas, dan dikembangkan bersama (Menurut analogi pribadi). Distribusi Linux yang mencakup Kernel, Libraries, serta Software pendukung didistribusikan oleh Free Software Foundation atau biasa dikenal GNU/Linux.

Namun pada awalnya Linux dibuat oleh Linus Torvalds pada September Tahun 1991, yang merupakan orang Finlandia-Amerika yang bekerja sebagai Insinyur Perangkat Lunak (Software Engineer) lulusan Universitas Helsinki, Finlandia.

(FYI : Tahukah kamu bahwa Smartphone kamu terutama bagi pengguna Android, ternyata Android pun juga berbasis dari Linux, lho!)

Karena sifatnya yang Terbuka (Open Source), Sistem Operasi ini memiliki banyak versi turunanya (Distro) seperti UbuntuOS, Debian OS, MintOS, RedHat, Kali Linux, bahkan untuk developer lokal pun sudah mengembangkannya seperti BlankON dan L7 OS (Langit Ketujuh). Beberapa versi distribusi (Distro) Linux diantaranya yaitu :

  • Debian/GNU Linux (Raspberry Pi OS, Ubuntu, Kali Linux, Linux Mint)
  • RedHat Enterprise Linux (Fedora, CentOS, Mandriva, Linux)
  • Slackware Linux (SUSE Linux, Slax)
  • Portage-based/Gentoo (ChromeOS, ChromiumOS, Pentoo, Clip OS)
  • apt-rpm Based ()
(*Distro Linux (Turunan Distro Linux))

Kelebihan Linux :

Gratis (Free) yang artinya kamu bebas menggunakkan Sistem Operasi (Baik Distro maupun turunanya, walau memang ada beberapa OS yang berbayar), Aman dan Privasi Terjaga, Open Source (Sumber Terbuka) kamu bebas mengembangkan dan memodifikasi kode sumber, Cocok digunakan untuk Server baik kelas IT atau Korporasi dimana Server akan optimal bila menggunakkan Linux, serta membutuhkan sumber daya (Resources) komputasi yang rendah. 

Kekurangan Linux :

Software yang tersedia di Linux tidak sebanyak Windows dan MacOS (Sehingga bila anda mencari software tertentu yang ada di Windows belum tentu ada juga di Linux), Dukungan Hardware (Perangkat) terkadang kurang optimal bila dijalankan di Linux, Linux kurang optimal apabila digunakan untuk gim (Gaming)



  • macOS

macOS adalah Sistem Operasi pengembangan dari OS X dari Perusahaan Apple. Sama seperti Sistem Operasi Windows, MacOS juga Sistem Operasi Sumber Tertutup (Closed Source) dan walaupun bila ingin menggunakkan tidak membayar lisensi tetapi ini hanya Ekslusif hadir di perangkat Apple saja, seperti MacBook, iMac, Mac Mini. MacOS dibuat berdasarkan UNIX Family dari BSD (Berkeley System Distribution) FreeBSD dan OpenBSD. Pada perkembangan awalnya Sistem Operasi ini tidak menggunakkan nama MacOS sejak pertama kali dibuat tetapi berganti-ganti nama hingga awal Tahun 2000-an mulai menggunakkan nama MacOS lalu dilanjutkan dengan nama versi seperti Cheetah hingga Big Sur yang terbaru. 

(FYI : Apple merupakan Perusahaan Teknologi paling cuan pada tahun 2020, bahkan sesuai laporan keuangan 2020 laba perusahaan ini mencapai US$ 57.41 Milyar (atau sekitar Rp.750-an Triliun), Hmm cuan banyak nih)

Beberapa versi MacOS yang dikembangkan oleh Apple dari tahun ke tahun diantaranya yaitu :

  • System 1                                 (1984)
  • System 2                                 (1985)
  • System 3                                 (1986)
  • System 4                                 (1987)
  • System 5                                 (1987)
  • System 6                                 (1988)
  • System 7/MacOS 7.6              (1991)
  • MacOS 8                                 (1997)
  • MacOS 9                                 (1999)
  • OS X 10.0 Cheetah                 (2001)
  • OS X 10.1 Puma                     (2001)
  • OS X 10.2 Jaguar                   (2003)
  • OS X 10.3 Panther                  (2003)
  • OS X 10.4 Tiger                      (2005)
  • OS X 10.5 Leopard                 (2007)
  • OS X 10.6 Snow Leopard      (2009)
  • OS X 10.7 Lion                         (2011)
  • OS X 10.8 Mountain Lion       (2012)
  • OS X 10.9 Maverick                 (2013)
  • OS X 10.10 Yosemite              (2014)
  • OS X 10.11 El Capitan            (2015)
  • OS X 10.12 Sierra                    (2016)
  • OS X 10.13 High Sierra           (2017)
  • OS X 10.14 Mojave                  (2018)
  • OS X 10.15 Catalina                (2019)
  • macOS 11 BigSur                    (2020)
  • macOS 12 Monterey               (2021)

Kelebihan macOS :

Merupakan Sistem Operasi Desktop/PC yang seamless dan cross-platform dengan ekosistem produk Apple, Responsif dan Mudah Digunakan, Memiliki performa yang cukup mumpuni, Aman dan Privasi Terjaga (karena bersifat Closed Source),Cocok digunakan untuk Pengembang (Developer) ataupun Artist (Komposer, Musisi, Desainer, Illustrator, Animator) karena dukungan Software dan Hardware yang harmoni. 

Kekurangan macOS :

Kurang cocok digunakan untuk bermain Gim/Gaming (Walaupun performa cukup mumpuni), merupakan Sistem Operasi Ekslusif untuk perangkat Apple yang rata-rata mempunyai harga tinggi, ketersediaan Software (Perangkat Lunak) yang disediakan rata-rata berbayar ataupun langganan, Ekosistem yang disediakan hanya cocok dan responsif untuk pengguna yang mempunyai produk-produk Apple (iTunes, iCloud, iPhones, iPad, iPod)



*Note :
             Sumber dan Referensi 
            - Wikipedia
            - Gambar (phonandroid.com,kde.org,macworld.com)
            - Beberapa Opini dari penulis

Terima kasih sudah membaca dan mampir di Blog CoSinTech. Mohon maaf apabila ada kesalahan informasi dan penulisan. Berikan kritik dan saran anda di komentar untuk mengembangkan blog CoSinTech lebih baik lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lebih dekat dengan GPU Intel (2021)

15+ Perintah Dasar Linux Bagi Pemula

SIRINA siap hadang Ponsel Ilegal/BM