SIRINA siap hadang Ponsel Ilegal/BM
Setelah beberapa minggu ini dihangatkan oleh berita pemblokiran ponsel ilegal atau kita sering menyebutnya HP BM (Black Market). HP Ilegal/BM bisa diketahui dari IMEI ponsel masing-masing. Pemblokiran ini membuat pengguna ponsel ilegal tidak dapat menggunakkan jaringan telepon/seluler bukan pemblokiran secara menyeluruh (ponsel mati total) ataupun secara hardware sehingga pengguna tetap dapat menggunakkan ponsel walaupun tidak dapat menggunakkan jaringan telepon/seluler.
-Bagaimana cara mengetahui IMEI ponsel ?
cara mengetahui IMEI ponsel anda dengan mudah yaitu dengan mengunjungi situs milik Kementerian Perindustrian dengan klik link dibawah ini !
-Lalu bagaimana Cara Pemerintah Mengetahui, Mengontrol, dan Memblokir Ponsel Ilegal ?
Dalam memblokir Ponsel Ilegal/BM (Black Market) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) menggunakkan produk teknologi buatan Amerika Serikat (US) yaitu teknologi DIRBS milik Qualcomm. DIRBS adalah kepanjangan dari Device Identification, Registration, and Blocking System.
![]() |
Qualcomm Logo qualcomm.com |
DIRBS merupakan Platform Software bersifat Open Source yang dapat digunakan oleh Konsumen, Manufaktur, Operator Seluler, dan juga Pemerintahan. DIRBS Software dapat diunduh melalui situs GitHub.
![]() |
DIRBS Logo qualcomm.com |
Nah, bila DIRBS adalah nama internasional/inggrisnya , SIRINA adalah nama Indonesia-nya/Nasional. SIRINA adalah kepanjangan dari Sistem Informasi, Registrasi, Identifikasi Nasional.
SIRINA siap mengontrol dan mengawasi peredaran nomor IMEI dan memblokirnya bila memang tidak sesuai dengan aturan/kebijakan pemerintah.
SIRINA siap mengontrol dan mengawasi peredaran nomor IMEI dan memblokirnya bila memang tidak sesuai dengan aturan/kebijakan pemerintah.
*Note :
Sumber dan Referensi
- Qualcomm
- Gambar Merupakan Digunakan Untuk Penggunaan Umum (Sumber Tertera)
Terima kasih sudah membaca dan mampir di Blog CoSinTech. Berikan kritik dan saran anda di komentar untuk mengembangkan blog CoSinTech lebih baik lagi.
Di like oleh pendy
BalasHapus